Kamis, 28 Februari 2013

Kambing

PROSES PEMBUATAN PAKAN KAMBING DARI JERAMI



KAMBING MAKAN JERAMI




( KAMI MENYEDIAKAN EMPON-EMPON/ REMPAH-REMPAH ANTARA LAIN :
1. JAHE ( GAJAH, MERAH, EMPRIT),
2. KUNYIT / KUNIR ( FRESH/ KERING)
3. TEMU LAWAK ( FRESH/ KERING)
4. KENCUR
DLL... STOK BANYAK DAN BISA KONTINUE
HUB. UUS
081326281982, E-Mail asfafarm@gmail.com

Di Indonesia, KAMBING telah lama dipelihara di pedesaan. Akan tetapi peranan kambing sampai saat ini belum banyak berarti, baik sebagai sumber daging maupun sumber air susu. Hal ini terjadi karena usaha peternakan kambing masih sederhana dengan jumlah pemilikan sedikit dan masih merupakan usaha sampingan dan sebagai tabungan. Sebenarnya TERNAK KAMBING mempunyai potensi cukup besar untuk berkembang, karena termasuk ternak yang mempunyai adaptasi cukup tinggi, disamping modal yang diperlukan relatif sedikit

Pengembangan peternakan berkaitan dengan peningkatan pendapatan. Pendapatan yang meningkat dari suatu usaha peternakan akan memberikan motivasi untuk berusaha lebih baik. Sukses dan gagalnya suatu usaha peternakan sangat dipengaruhi oleh kemampuan ternaknya berproduksi dan harga input produksi serta output yang dihasilkan. Keadaan tersebut erat kaitannya dengan kemampuan peternak dalam mengelola usahanya dan tingkat keuntungan maksimum yang dicapainya. Peternak dengan jumlah ternak pemilikan yang banyak, mempunyai kesempatan untuk memperoleh pendapatan yang lebih tinggi. Jumlah pemilikan ternak yang lebih banyak umumnya akan lebih efisien dalam hal tenaga kerja dan biaya produksi

Kambing menjadi pilihan alternatif usahaternak dengan mempertimbangkan keunggulan yang dimiliki ternak tersebut. Beberapa keuntungan dalam memelihara TERNAK KAM BING adalah sebagai berikut :
Kebutuhan lahan untuk memelihara TERNAK kambing tidak terlalu luas.


KAMBING memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap berbagai lingkungan, sehingga mudah dipelihara dan dikembangkan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah bahkan di daerah kering dengan sumber makanan kasar sekalipun.
Kambing memiliki perkembangbiakan yang cepat. Umur 1,5 tahun sudah mulai beranak dan dalam dua tahun dapat beranak tiga kali. Setiap kali beranak dapat melahirkan dua ekor. 
Selain daging dan susu, kambing dapat diambil kulitnya untuk kebutuhan industri.
Limbah kotoran kambing dapat digunakan sebagai pupuk pertanian.

Kambing merupakan sumber uang tunai yang sewaktu-waktu lebih mudah dijual.

Susu kambing mengandung kadar protein dan lemak yang lebih tinggi daripada susu sapi.

Investasi yang dibutuhkan untuk memelihara TERNAK kambing lebih kecil daripada ternak besar seperti sapi perah.
Ayo Ikuti Pelatihannya!!! GRATIS.....
HUB
UUS 085875490860 / 081326281982

0 komentar:

Poskan Komentar